Istighasah dan Doa, sebagai upaya jaga jarak dengan dunia dan mendekat pada Pemilik dunia

sumber: https://covid19.go.id/berita/data-vaksinasi-covid-19-update-5-juli-2021

Terhitung sejak Maret 2020 lalu, kasus covid-19 dinyatakan sebagai wabah nasional di Indonesia. Hingga satu tahun berjalan kurva kasus terinfeksi virus tidak juga melandai, bahkan belakangan ini semakin melonjak melebihi periode awal pandemi. Kasus terinfeksi covid-19 yang awalnya hanya terdengar dari berita, kini semakin mendekat di sekeliling kita. Berita kurangnya pasokan oksigen terjadi di beberapa kota hingga berita duka yang tak juga kunjung reda. Dilansir dari lama resmi https://covid19.go.id/ tercatat 2.313.829 kasus terkonfirmasi covid-19 dengan jumlah meninggal mencapai 61.140 pertanggal 5 Juli 2021.

Menyikapi lonjakan yang lebih parah dari sebelumnya, pemerintah akhirnya mencanangkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada tanggal 3-20 Juli 2021. Semua ini dilakukan demi menghambat penyebaran virus covid-19 yang semakin tidak terkendali. Selain pembatasan kegiatan, upaya percepatan vaksinasi juga dipercepat di seantero wilayah Indonesia. Dengan vaksinasi ini diharapkan terbentuknya herd immunity untuk menghadapi virus covid-19 dengan tetap menjalankan rutinitas sehari-hari. IAIN Salatiga pun menyambut baik penerapan PPKM ini dengan membatasi kegiatan di lingkungan IAIN Salatiga, yang awalnya hanya pada tanggal 30 Juni – 2 Juli, tetapi dilanjutkan hingga 20 Juli sesuai dengan edaran Wali Kota Salatiga dan Surat Edaran Menteri Agama dan sekaligus mengadakan vaksinasi untuk seluruh civitas akademika IAIN Salatiga.

Berbagai upaya dilakukan demi menghadapi pandemi ini. Dari upaya fisik yang tercermin pada pemberlakukan hidup sehat dengan penerapan 5M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas) serta 3T (Testing, Tracing dan Treatmen) hingga non-fisik yang terwujud dalam kegiatan-kegiatan istighasah virtual serta himbauan pembacaan salawat Thibbil qulub serta rutin di rumah masing-masing. HMPS Program Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fuadah pun tidak ketinggalan ikut andil dalam upaya menghadapi covid-19 dengan mengadakan acara Istighasah dan Do’a dengan tajuk “Untuk Keselamatan bangsa dari wabah” Bersama Mohammad Nuryansah, M.Hum, dosen di Fuadah IAIN Salatiga. Acara ini digelar pada hari Selasa, 7 Juli 2021 ini yang dilakukan secara virtual via google meet untuk mematuhi edaran yang berlaku.

Acara dibuka oleh Dekan Fuadah yang diwakili oleh Wakil Dekan 1, Dr. Supardi, M.A dan selanjutnya istighasah dipimpin oleh Mohammad Nuryansah, M.Hum, pengasuh Ma’had al-Jami’ah Putra IAIN Salatiga sekaligus dosen di Fuadah serta diikuti oleh baik dosen maupun mahasiswa prodi IAT juga prodi yang lain dalam lingkup Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora. “Ini bagian dari ikhitar lahir dan batin, dengan meningkatkan imun serta iman dengan lebih mendekat kepada sang Kuasa. Karena sesuai dengan Firman-Nya wanunazzilu minal Quran ma huwa syifaaun wa rahmatun”

Memang benar kata orang bijak “Saatnya jaga jarak dengan dunia, berakrab-akrab dengan pemilik dunia”. Semoga dengan segala ikhtiar yang ada, kita semua bisa menghadapi pandemi ini dengan tetap sehat dan semoga pandemi ini segera berlalu.[AF]